Minat Partisipasi Dalam Olahraga Ditinjau Dari Suku Bangsa Pada Siswa Di Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.58258/jupe.v4i4.674Keywords:
Minat Partisipasi, Olahraga, Suku BangsaAbstract
Aspek psikologi sangat mempengaruhi terhadap kehidupan seseorang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh aspek psikologi yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari yaitu minat.Sehingga tidak terpisahkan antara aspek psikologi dalamberolahraga.Minat dan partisipasi berolahraga berbeda antara budaya satu dengan yang lainnya. Setiap budaya memiliki norma atau aturan masing-masing yang mengatur kehidupan sosialnya, sehingga akan menciptakan lingkungan dan karakter individu yang berbeda. Hal inilah yang menyebabkan setiap individu mempunyai ciri khas sesuai dengan budayanya.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji dan menganalisis minat partisipasi dalam olahraga ditinjau dari suku bangsa serta alasan memilih melakukan olahraga tertentu.Jenis penelitian ini menggunakan metode mixedmethods yaitu deskriptif kuantitatif dan fenomelogis kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 300 siswa dengan menggunakan teknik pusposive sampling yang terdiri dari siswa bersuku Dayak, Banjar dan Jawa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis data model interaktif.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa yang bersuku Dayak lebih menyukai berpartisipasi dalam olahraga bolavoli.Selain itu renang merupakan olahraga rutin dalam sehari-hari karena tempat tinggal mereka yang berada di pinggiran sungai, (2) Siswa yang bersuku Banjar lebih menyukai berpartisipasi dalam olahraga bulutangkis.Karakter suku Banjar yang agamis menjadikan mereka juga suka terhadap olahraga yang ada unsur religius atau rohaninya yaitu kesenian beladiri, (3) Siswa yang bersuku Jawa lebih menyukai berpartisipasi dalam olahraga sepakbola. Selain itu olahraga pencak silat juga disukai, sebab menurut mereka olahraga tersebut dapat dijadikan sebagai pegangan dan modal untuk melindungi diri sendiri dari kejahatan orang lainReferences
Allender. S,.Cowburn. G,. Foster. C. (2006). Understanding participation in sport and physical activity among children and adults: A review of qualitative studies. Journal health education research., Vol.21 No.6 Pages 830.
Barber. H., Sukhi, H., White. S., A. (1999).The influence of parent-coaches on participant motivation andcompetitive anxiety in youth sport participants.Journal of sport behavior22(2), 162.
Fattahi, M.F., Masrur, F.F., Hossini, R. N. S., dan Mousavi, S. A. (2014). Analysis of preventive and motivating factors of students’ participation in extracurricular sports programs.International journal of sport studies.Vol., 4 (3), 343.
Gungor, D., Bornstein, M.H., Leeersnyder, J.D., Cote, L., Ceulemans, E., andMesquita, B. (2012). Acculturation of personality:A Three-culture study ofjapanese, japanese americans,and european americans. Journal of crosscultural psychology.vol. 44 no. 5, 701.
Hepper. E. G., Sedikides. C., Cai. H. (2013). Self-enhancement and self-protection strategies in china: cultural expressions of a fundamental human motive. Journal of cross-cultural psychology.44 (1) 23.
Herdiansyah, Haris. 2013. Wawancara, observasi, dan focus group sebagai instrumen penggalian data kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers
Herusatoto, B. (2005). Simbolisme dalam budaya jawa. Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya
Kondric.M., Sindik.J., Mandic.G., F., Schiefler.B. (2013).Participation motivation and student’s physical activity among sport studentsin three countries.Journal of sports science and medicine.12,117.
Lages, L.F., Abrantes, J.L., Seabra, C. (2007). Pedagogical affect, student interest, and learning performance.Journal of business research.Vol. 60.Hal. 964.
Maksum, A. (2012). Metodologi penelitian dalam olahraga.Surabaya : Unesa University Press.
Ncube, L. (2014). The interface between football and ethnic identity discourses in Zimbabwe. Critical african studies, Vol.6, Nos.2-3, 192.
Park, S. R. (2005). A cross-cultural study of the motivational factors affecting individuals’ decision about participating in action sports between korean college students and their american counterparts. International journal of eastern sports & physical education, 3(1), 3.
Slameto.(2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi.Jakarta: Rineka Cipta.
Subramaniam, P., R. (2009). Motivational effects of interest on student engagement and learning in physical education: A review. Journal physical education.Vol. 46(2).
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Metodologi penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatiff, kualitatif dan R&D). Bandung. CV. Alfabeta.
Yan, J.H., McCullagh. (2004). Cultural influence on youth's motivation of participation in physical activity. Journal of sport behavior, Vol. 27 Issue 4, p378.
Zacheus.T. (2010). The significance of sport and physical activity during the acculturation and integration process of immigrants in Finland – the experts’ view, European journal for sport and society, 7 (2),166.
Zahariadis, P.N., & Biddle, S.J.H. (2000). Goal orientations and participation motives in physical education and sport: Their relationships in English schoolchildren. The online journal of sport psychology, Volume 2, Issue 1.
Zhu, X., Chen, A., Ennis, C. D., Sun, H., Hopple, C., Bonello, M., Bae, M., & Kim, S. (2009). Situational interest, cognitive engagement, and learning achievement in physical education.Contemporary educational psychology, 34(3), 221.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Publication Ethics
This scientific code of ethics statement is a code of ethics statement for all parties involved in the publication process of scientific journals, namely managers, editors, reviewers, and authors. The statement of the ethical code of scientific publications is based on the Head Regulation of LIPI Number 5 of 2014 concerning the Code of Ethics for Scientific Publication, which in essence is the Code of Ethics for Scientific Publication which essentially upholds the three ethical values in publication, namely
- Neutrality, which is free from conflicts of interest in the management of publications;
- Justice, namely to give authorship rights to those who are entitled as authors / writers; and
- Honesty, which is free from duplication, fabrication, falsification, and plagiarism (DF2P) in publications.
Editor-in-Chief’s Duties and Responsibilities of the
- Determine the name of the journal, scope of science, scale, and accreditation if necessary.
- Determine editor membership.
- Defining relationships between publishers, editors, best partners, and other parties.
- Respect confidential matters, both for contributing researchers, authors, editors, and best-partner partners.
- Implement norms and provisions regarding intellectual property rights, especially copyright.
- Conduct a journal policy review and submit it to authors, editors, best partners, and readers.
- Make a code of conduct guide for editors and best partners.
- Publish journals regularly.
- Ensure the availability of funding sources for the sustainability of journal publishing.
- Building a network of cooperation and marketing.
- To improve the quality of the journal.
- Prepare licensing and other legal aspects.
Editor's Duties and Responsibilities
- The editor comments on the author's writing so the reader can understand what the writer wants to say, through comments written on the script.
- The editor comments on the author's writing in accordance with the EYD language (Enhanced Spelling) or the language according to the standard of the journal.
- The editor strives to improve the quality of publications on an ongoing basis;
- The editor puts forward freedom of opinion objectively,
- The editor conveys corrections, clarifications, withdrawals, and apologies if needed,
- The editor ensures that the writer's writings are not related to SARA or anything that could harm the Publisher and coordinate the writer's writings to the editor in chief of the publisher if the writing is slightly controversial.
- Editor receives, examines, and follows up complaints from all parties involved in publishing the journal;
- The editor supports initiatives to educate researchers about the ethics of publication,
- Editors do not maintain their own opinions, authors or third parties that can result in non-objective decisions,
- The editor encourages the author, so that he can make repairs to the paper until it is worth publishing.
- The editor performs the layout of the manuscript to be published so that it matches the journal template.
- Editor membantu pemimpin redaksi dalam menyelesaikan pengumpulan naskah sebelum dicetak dan diterbitkan, terutama dalam hal bahasa, format, dan tata letak.
Tugas dan Tanggung Jawab Peninjau
- Memberikan umpan balik tertulis yang objektif dan tidak bias tentang nilai beasiswa dan kontribusi naskah terhadap pengembangan ilmu pengetahuan;
- Menunjukkan apakah penulisan naskah cukup jelas, lengkap, dan relevan, serta apakah naskah sesuai dengan ruang lingkup jurnal;
- Tidak memberikan kritik atau komentar yang bersifat pribadi; dan
- Menjaga kerahasiaan naskah, dengan tidak membicarakannya dengan pihak-pihak yang tidak terkait, atau mengungkapkan informasi yang terkandung dalam naskah kepada pihak lain.
Tugas dan Tanggung Jawab Administrator Situs Web
Administrator Situs Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengelola situs web jurnal. Secara spesifik, ruang lingkup tugas Administrator Situs Web adalah sebagai berikut:
- Menyiapkan situs web jurnal;
- Konfigurasikan opsi sistem dan kelola akun pengguna;
- Daftar untuk editor, pengulas, dan penulis;
- Kelola fitur jurnal;
- Melihat statistik laporan; dan
- Unggah/terbitkan makalah yang sudah diterima.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan karya ilmiahnya di Jurnal Ilmiah Mandala Education setuju dengan ketentuan berikut:- Penulis memegang hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY-SA 4.0)  yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya tersebut dengan pengakuan atas kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.Â
- Penulis dapat membuat pengaturan kontraktual tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif atas versi karya yang diterbitkan jurnal tersebut (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mengunggah karya mereka secara daring (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif serta kutipan yang lebih awal dan lebih banyak dari karya yang diterbitkan.


