COMMUNITY-BASED DEVELOPMENT APPROACH IN MAKASSAR (Community Development, Community Empowerment, and Asset-Based Community Development/ABCD)

Authors

  • Ayu Indira Sangaji Program Studi Pendidikan sosiologi, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Megarezky
  • Ernawati Arsyad Universitas Megarezky
  • Najamuddin Najamuddin Universitas Megarezky

DOI:

https://doi.org/10.58258/p3j1ks57

Keywords:

community development, community empowerment, ABCD, social participation, Makassar.

Abstract

Community-based development has become an important approach in addressing various social problems in urban communities, particularly in Makassar City, which has a high level of social heterogeneity. This article aims to analyze the implementation of the Community Development, Community Empowerment, and Asset-Based Community Development (ABCD) approaches in community development in Makassar. This study employs a descriptive qualitative approach using literature review and social observation methods toward community empowerment practices in urban areas.The findings indicate that community-based development is capable of increasing community participation, strengthening social capital, and creating community independence through the utilization of local assets. The ABCD approach is considered more adaptive because it positions the community as the subject of development with internal capacities and resources. In Makassar, the implementation of community-based development can be seen in waste bank programs, tourism alley programs, community-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and women’s empowerment initiatives in densely populated areas.The main challenges include the lack of program sustainability, inequality in access to resources, and the dominance of top-down approaches in development policies. Therefore, a sustainable participatory development model based on local community potential is needed.
Abstract Views 98PDF Downloads 20

Author Biography

  • Ayu Indira Sangaji, Program Studi Pendidikan sosiologi, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Megarezky
    -

References

Abdullah, M., & Rahman, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas dalam pembangunan perkotaan di Indonesia. Jurnal Sosiologi Nusantara, 7(2), 145–158.

Ahmad, N., & Yusuf, H. (2023). Modal sosial dan pembangunan partisipatif masyarakat urban di Kota Makassar. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 25(1), 55–70.

Amiruddin, A. (2022). Community empowerment dalam pengembangan UMKM berbasis komunitas di Sulawesi Selatan. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 23(2), 102–118.

Andriani, R., & Fitriani, S. (2021). Asset-Based Community Development (ABCD) sebagai pendekatan alternatif pembangunan masyarakat. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 14(1), 33–49.

Asri, N., & Kurniawan, D. (2024). Urbanisasi dan tantangan pembangunan sosial masyarakat perkotaan di Makassar. Jurnal Sosial Humaniora, 16(1), 77–93.

Darmawan, F., & Salim, R. (2020). Pembangunan partisipatif dan penguatan komunitas lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 24(3), 201–215.

Fadli, M., & Hasanah, U. (2023). Peran modal sosial dalam pengembangan komunitas perkotaan. Jurnal Sosiologi Reflektif, 18(2), 120–136.

Fahriani, N. (2022). Pemberdayaan perempuan melalui ekonomi kreatif berbasis komunitas di Kota Makassar. Jurnal Gender dan Masyarakat, 8(1), 44–61.

Gunawan, A., & Syahrul, M. (2021). Lorong wisata sebagai model pembangunan berbasis masyarakat di Kota Makassar. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 12(2), 88–101.

Hidayat, T., & Arman, A. (2024). Community development dan penguatan solidaritas sosial masyarakat urban. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 15(1), 12–28.

Ilham, M. (2020). Pendekatan pembangunan berbasis aset dalam pemberdayaan masyarakat lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 67–82.

Irwan, A., & Putri, D. (2022). Pengembangan bank sampah berbasis komunitas dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(3), 95–109.

Kadir, S., & Rahmawati, N. (2023). Partisipasi masyarakat dalam pembangunan kawasan perkotaan di Indonesia Timur. Jurnal Kebijakan Publik, 14(2), 140–156.

Latief, A. (2021). Modal sosial masyarakat Bugis-Makassar dalam pembangunan komunitas lokal. Jurnal Antropologi Indonesia, 42(1), 59–74.

Mahmud, R., & Safitri, E. (2024). Community empowerment dan pembangunan ekonomi lokal berbasis partisipasi masyarakat. Jurnal Ekonomi Sosial, 19(1), 81–97.

Nasution, H., & Syamsuddin, A. (2020). Strategi pembangunan masyarakat berbasis komunitas di kawasan urban Indonesia. Jurnal Sosiologi Dialektika, 15(2), 130–145.

Nurhayati, S. (2023). Pembangunan sosial berbasis komunitas dan transformasi masyarakat urban. Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 24(1), 50–66.

Prasetyo, B., & Hamka, M. (2022). Implementasi pendekatan ABCD dalam pembangunan masyarakat perkotaan. Jurnal Pengembangan Kota, 10(2), 111–126.

Rahman, I., & Akbar, F. (2021). Dinamika komunitas lokal dalam pembangunan partisipatif di Kota Makassar. Jurnal Civic Society, 13(3), 170–185.

Suryani, E., & Malik, R. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis modal sosial dalam perspektif sosiologi pembangunan. Jurnal Sosial dan Politik, 11(1), 90–108.

Harpham, T. (2020). Urban health in developing countries. Social Science & Medicine, 250, 112–120.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Marfai, M. A. (2021). Perubahan Lingkungan Pesisir dan Adaptasi Masyarakat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Satria, A. (2020). Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Satterthwaite, D. (2020). Urbanization and its implications for health. Environment and Urbanization, 32(1), 3–22.

Scambler, G. (2018). Sociology, Health and the Fractured Society. London: Routledge.

Soekanto, S., & Sulistyowati, B. (2022). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

UN-Habitat. (2022). World Cities Report 2022. Nairobi: UN-Habitat.

World Health Organization. (2022). Social Determinants of Health. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

COMMUNITY-BASED DEVELOPMENT APPROACH IN MAKASSAR (Community Development, Community Empowerment, and Asset-Based Community Development/ABCD). (2026). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 12(3), 730-743. https://doi.org/10.58258/p3j1ks57

Similar Articles

11-20 of 403

You may also start an advanced similarity search for this article.