ANALISIS MAKNA DAN FUNGSI MANTRA PENGOBATAN DI DESA KALEO KECAMATAN LAMBU
DOI:
https://doi.org/10.58258/jime.v7i4.2445Keywords:
Mantra Pengobatan, Makna, Fungsi, Kaleo.Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang struktur makna dan fungsi mantra di Desa Kaleo Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Mantra pengobatan di desa Kaleo memiliki ciri dan bentuk khusus yang berbeda dengan wilayah Bima lainnya. Mantra pengobatan di desa Kaleo, memiliki variasi yang beragam sesuai dengan sakit yang diderita, seperti mantra sakit perut, mantra cacar, mantra demam, mantra patah tulang, mantra luka-luka, dan lain-lain. Mantra-mantra ini tidak dapat dibacakan oleh sembarang orang dan diturunkan turun temurun oleh keluarga pawang/sando. Sebelum dibacakan mantra, pasien harus memberitahu pawang/sando atau dukun penyakit yang diderita sehingga pawang/sando dapat membacakan mantra yang sesuai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Metode ini bertujuan untuk mengumpulkan, mengklarifikasi, dan menganalisis data sehingga diperoleh gambaran mengenai jenis, makna, dan fungsi mantra pengobatan di desa Kaleo, Lambu, Bima. Penelian ini menggunakan pendekatan folklor yang bersifat holistik. Pendekatan ini memperhatikan dua aspek, yaitu folk dan lore. Berdasarkan proses pengumpulan data hasil yang di dapatkan bahwa mantra-mantra pengobatan di desa Kaleo tidak hanya disebarkan melalui lisan tetapi juga melalui tulisan. Akan tetapi, meskipun tulisan tersebut dapat dibaca oleh orang, tulisan mantra tersebut tidak akan membawa khasiat selain dibacakan oleh pawang/sando. Mantra-mantra tersebut berfungsi untuk pengobatan sakit perut, mantra pengobatan sakit cacar, mantra pengobatan patah tulang, mantra pengobatan luka-luka, mantra pengobatan ncara oi (demam), dan mantra pengobatan gangguan jin dan setan. Mantra-mantra tersebut sangat ampuh apabila dibacakan oleh pawang atau sando dan dipercaya memiliki kasiat untuk mengobati jenis-jenis sakit disebutkan di atas yang dialami oleh masyarakat Desa setempat.References
Amir, A. (2013). Sastra Lisan Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Alaini, Nining Nur, Siti Djuwairiah, dan Siti Nur Djahratil. (2016). Mantra Pengobatan Cacar Etnis Bajo dan Etnis Mbojo di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima: Sebuah Tinjauan Kontak Sastra. Mataram: Kantor Bahasa NTB.
Asmarini, Ni Putu, dll. (1998). Sastra Lisan Donggo. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Bascom, William R. (1965). “Four Functions of Folklore” dalam Alan Dundes The Study of Folklore. Englewood Cliff: Prentice Hall Inc.
Danandjaja, J. (2002). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan lain-lain. Jakarta: PT Grafiti Pres.
Duija, I Nengah. (2005). “Tradisi Lisan, Naskah, dan Sejarah: Sebuah Catatan Politik Kebudayaan”. Wacana: Jurnal Pengetahuan dan Budaya. Vol. 7 No. 2. Diakses dari http://wacana.ui.ac.id/index.php/wjhi/article/view/296.
Endraswara, Suwardi. (2013). Folklor Nusantara: Hakikat, Bentuk, dan Fungsi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.
---------------, ----------. (2009). Metodologi Penelitian Folklor: Konsep, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: Medpress.
Pudentia, MPSS. (2008). Metodologi Kajian Sastra Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Sirat, Miftahul. (2015). Makna dan Fungsi Mantra pada Masyarakat Bima Tradisional dan Hubungannya dengan Pembelajaran Sastra di SMP. Diakses pada 25 Oktober 2020 dari http://eprints.unram.ac.id/9801/.
Sudikan, Setya Yuwana. 2001. Metode Penelitian Sastra Lisan. Surabaya: Citra Wacana.
Sorayah, Yayah. (2014). Fungsi dan Makna Mantra Tandur di Desa Karangnunggal Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Jurnal Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol. 2 No. 2. Diakses pada 25 Oktober 2020 dari https://ejournal.upi.edu/index.php/BS_Antologi_Ind/article/view/646.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with Jurnal Ilmiah Mandala Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.


